Cara Mengobati Sakit dengan Obat Tradisional Yang Aman Tentunya, Yuk Simak Penjelasannya!

Cara Safety untuk mengonsumsi obat tradisional

Untuk mendapatkan manfaat dengan cara yang paling optimal menggunakan obat tradisional untuk menyembukan penyakit, maka kita perlu lebih berhati-hati dalam memilih obat yang akan dibeli.

Cara Aman Obat Tradisional
image source: hellosehat.com

Dengan diluncurkannya Lembar Edukasi Gizi dan Obat BPOM, setiap obat tradisional harus mencantumkan penandaan label yang benar, antara lain:

  1. Nama Produk
  2. Nama dan alamat produsen/importir
  3. Nomor pendaftaran BPOM/nomor izin edar
  4. Nomor batch/kode produksi
  5. Tanggal habis tempo
  6. Berat bersih
  7. Komposisi
  8. Peringatan / Perhatian
  9. Bagaimana cara menyimpan?
  10. Kegunaan dan cara menggunakannya dalam bahasa Indonesia.

 

Bukan hanya itu, patuhi juga aturan berikut untuk memastikan bahwa obat yang Anda gunakan aman untuk dikonsumsi:

  1. Gunakan hanya produk yang sudah memiliki nomor registrasi dari BPOM.
  2. Selalu periksa tanggal kedaluwarsa sebelum mengambil OT.
  3. Selalu baca petunjuk penggunaan sebelum mengambil OT.
  4. Yang terbaik adalah menghindari penggunaan obat-obatan tradisional bersama dengan obat-obatan kimia (resep).
  5. Jika efek samping cukup cepat muncul setelah minum OT, kemungkinan ada bahan kimia tambahan dalam obat yang dilarang untuk digunakan.
  6. Perhatikan bagian informasi “peringatan” atau “hati-hati” pada label kemasan produk, kemudian sesuaikan efek samping penggunaan obat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
  7. Produk OT yang baik juga tidak boleh mengandung bahan kimia obat (BKO), alkohol lebih dari 1% kecuali dalam bentuk tertentu dan harus diencerkan terlebih dahulu, narkotika dan psikotropika, serta zat lain yang dapat membahayakan kesehatan.

Jadi, untuk memastikan keamanan obat yang Anda gunakan, Anda bisa memastikannya secara langsung dengan mengecek laman Badan POM (www.pom.go.id). Pada kolom “Daftar Produk”, pilih “Produk Pemberitahuan Publik” dan cari tahu obat tradisional mana yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Seberapa Aman Sih Pakai Obat Tradisional?

Banyak orang percaya pada kekuatan penyembuhan obat ini karena berbagai alasan. Ada yang mengaku sudah sembuh atau paling tidak mengalami perbaikan kondisi kesehatannya setelah menggunakan OT yang diyakini lebih alami, tidak menimbulkan efek samping apapun, atau karena mendapat nasehat dari orang yang sudah berhasil sembuh terima kasih kepada OT, dikutip dari BMC Complementary and alternative medicine.

Baca Juga  Vape Lebih Aman Daripada Rokok, Benarkah? Jangan Sampai Menyesal !!

Pada dasarnya, obat tradisional tergolong aman dikonsumsi selama Anda tidak memiliki alergi terhadap bahannya dan dalam batas dosis yang aman. Namun disarankan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam mengidentifikasi obat tradisional mana yang asli dan aman untuk dikonsumsi dan mana yang diragukan.

Pasalnya, BPOM belum sekali dua kali menemukan OT ilegal yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia. Penny K. Lukito, selaku Kepala BPOM, mengatakan penggunaan PL ilegal sangat berbahaya bagi kesehatan karena mengandung sejumlah bahan kimia.

Penggunaan obat harus dengan resep dan pengawasan dokter, atau setidaknya penggunaan obat yang Anda konsumsi terjamin. Sementara itu, OT ilegal ini belum bisa dipastikan keamanannya, meski dijual bebas tanpa izin edar resmi dari BPOM. Otomatis, OT ilegal berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Sumber referensi:

Why People Use Herbal Medicine: Insights from a Focus-Group Study in Germany. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5855977/ Diakses pada 13 Maret 2019.

The Safety of Herbal Medicine: From Prejudice to Evidence. https://www.hindawi.com/journals/ecam/2015/316706/ Diakses pada 13 Maret 2019.

Obat Tradisional Ilegal Ancam Kesehatan Bangsa. https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/14855/Obat-Tradisional-Ilegal-Ancam-Kesehatan-Bangsa.html Diakses pada 13 Maret 2019.

Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA). Materi Edukasi tentang Peduli Obat dan Pangan Amanhttp://www.pom.go.id/files/2016/cdew.pdf Diunduh pada 13 Maret 2019.

Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.05.4.2411. http://jdih.pom.go.id/produk/KEPUTUSAN%20KEPALA%20BPOM/17_17%20mei%202004_HK.00.05.4.2411-2004_ot.pdf Diunduh pada 13 Maret 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *