Vape Lebih Aman Daripada Rokok, Benarkah? Jangan Sampai Menyesal !!

Vaping atau rokok elektrik sebagai alternatif rokok memiliki segudang efek negatif bagi kesehatan pria. Faktanya, vaping terbukti meningkatkan risiko disfungsi ereksi, yang dapat memengaruhi kinerja seksual dan kesehatan reproduksi pria.

Bagaimana vaping dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi?

Banyak perokok berpikir vaping lebih aman daripada rokok. Rokok elektrik juga sering dijadikan masa transisi oleh orang-orang yang ingin berhenti merokok.

Menurut American Heart Association, asap vaping tidak berbahaya seperti asap rokok karena mengandung bahan kimia yang jauh lebih sedikit.

Meski begitu, vaping tetap mengandung racun dan bahan kimia berbahaya seperti rokok.

Zat kimia yang terkandung dalam vaping memiliki dampak tidak langsung terhadap kesehatan seksual pria, termasuk disfungsi ereksi atau yang lebih dikenal dengan impotensi.

Sebuah studi baru-baru ini di American Journal of Preventive Medicine (2021) mengungkapkan bahwa pria berusia antara 20 dan 65 tahun yang melakukan vaping setiap hari dua kali lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi.

Para peneliti juga menemukan peningkatan risiko bagi pengguna vaping tanpa riwayat merokok atau penyakit yang menyebabkan disfungsi ereksi.

Kandungan nikotin dan bahan kimia lainnya di dalam vape inilah yang bisa menyebabkan impotensi hingga mengganggu fungsi seksual Anda.

Nikotin adalah vasokonstriktor, yang berarti zat kimia ini menyempitkan pembuluh darah dan menghalangi aliran darah.

Aliran darah yang teratur merupakan faktor penting dalam mencapai dan mempertahankan ereksi.

Jika aliran darah ke penis tersumbat, Anda akan lebih sulit ereksi yang meningkatkan risiko impotensi.

Selain mempersempit pembuluh darah, nikotin berdampak pada penurunan kadar hormon testosteron yang dapat menurunkan hasrat seksual.

Baca Juga  Mengenal Efek Samping Vaksin Booster, Takut?

Kesulitan mencapai ereksi dan libido rendah sebagai efek negatif vaping bagi pria pada akhirnya dapat menurunkan performa seksual dengan pasangan.

 

Vaping juga mempengaruhi kesuburan pria

Efek negatif dari vaping tidak hanya menyebabkan disfungsi ereksi tetapi juga dapat menyebabkan masalah kesuburan pada pria.

Nikotin, zat aditif, propilen glikol, dan bahan kimia lainnya dalam rokok elektrik dapat mempengaruhi kualitas sperma.

Bahan kimia berbahaya dalam vaping dapat membunuh banyak sel testis, sehingga menghasilkan sperma yang tidak sehat dengan bentuk yang tidak normal. Padahal, sperma harus bergerak cepat untuk membuahi sel telur.

Bagi orang yang sebelumnya pernah merokok, kebiasaan vaping nantinya bisa menurunkan kemampuan sperma membuahi sel telur.

Selain menurunkan performa seksual dan kesuburan pria, vaping kemungkinan besar akan menimbulkan efek berupa kecanduan nikotin.

Ini karena tubuh Anda terpapar lebih banyak nikotin. Semakin kecanduan, semakin buruk dampak vaping yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi dan penurunan kesuburan.

Tips berhenti vape

Pada akhirnya, baik rokok maupun vaping sama-sama buruk bagi kesehatan seksual dan kesuburan pria.

Satu-satunya cara untuk mencegah efek ini adalah berhenti merokok dan vaping melalui langkah-langkah sederhana berikut:

  1. Tetapkan tanggal dan waktu untuk berhenti vaping.
  2. Buang vape dan semua produk terkait.
  3. Jangan menggunakan produk alternatif, seperti mengunyah, merokok, atau menempelkan tembakau.
  4. Lebih banyak berinteraksi dengan orang lain.
  5. Carilah dukungan dari teman, pasangan, dan keluarga.
  6. Konsultasikan dengan terapis profesional seperti psikolog.

Banyak yang percaya vaping adalah pilihan yang lebih baik daripada rokok. Faktanya, sebagian besar alat penguap sebenarnya mengandung lebih banyak nikotin daripada rokok tembakau.

Nikotin dalam rokok dan e-rokok memiliki dampak besar yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan gangguan kesuburan pada pria.

Baca Juga  Cara Mengobati Sakit dengan Obat Tradisional Yang Aman Tentunya, Yuk Simak Penjelasannya!
vape
image source: hellosehat.com

Tentunya cara terbaik untuk menjaga kesehatan organ reproduksi pria adalah dengan menghindari rokok dan vape.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *