Pernah Nyeri Dada Setiap Bangun Tidur, Jangan Diremehkan !!

Ketika tubuh Anda sehat dan Anda bisa tidur tanpa gangguan, Anda akan bangun dengan segar dan berenergi. Namun, beberapa orang mungkin merasakan nyeri dada saat bangun tidur. Jika ini terjadi, bisa jadi ada gangguan kesehatan yang menyerang, umumnya penyakit jantung. Namun, apakah selalu penyakit jantung? Mari kita cari tahu perbedaan antara gejala dan kemungkinan kondisi lainnya.

Penyebab nyeri dada saat bangun tidur

nyeri dada
image source: hellosehat.com

Nyeri dada juga dikenal sebagai angina. Istilah ini mengacu pada jenis nyeri dada yang terjadi karena berkurangnya aliran ke jantung.

Oleh karena itu, kondisi ini sering terjadi pada orang yang memiliki penyakit jantung dan merupakan gejala khas yang perlu mendapat perhatian pada orang yang sebelumnya belum pernah terdiagnosis penyakit jantung.

Nyeri dada merupakan tanda penyakit jantung, bisa terjadi kapan saja, bahkan saat bangun pagi. Orang yang menderita angina karena penyakit jantung menggambarkan kondisi ini sebagai sesak di dada, tekanan hebat di dada, atau dada sesak.

Nah, penyakit jantung memiliki banyak jenis dan beberapa di antaranya menyebabkan nyeri dada saat bangun tidur di pagi hari, seperti:
Serangan jantung: Arteri yang memasok oksigen ke jantung tersumbat oleh bekuan darah. Kurangnya asupan oksigen menyebabkan nyeri dada saat bangun tidur.1. Penyakit jantung koroner: penyumbatan aliran toraks ke arteri karena penyumbatan pembuluh darah oleh plak kolesterol (aterosklerosis)

2. Ketika plak rusak, gumpalan darah terbentuk yang menyebabkan serangan jantung.

Baca Juga  Mau Olahraga Pagi, Harus sarapan dulu atau tidak sih?

3. Perikarditis: Pembengkakan dan iritasi pada jaringan tipis seperti kantong yang mengelilingi jantung (perikardium). Munculnya nyeri dada menunjukkan bahwa lapisan perikardium yang teriritasi saling bergesekan.

4. Miokarditis: peradangan pada otot jantung (miokardium) yang pada akhirnya mengganggu sistem kelistrikan jantung dan kemampuan jantung untuk memompa darah).

Selain angina, orang dengan penyakit jantung mungkin mengalami gejala yang menyertainya. Gejalanya sangat bervariasi tergantung pada penyebab masalah jantung yang mendasarinya. Lebih lanjut, pasien yang memiliki penyakit jantung yang sama juga sangat mungkin menunjukkan gejala yang tidak sama.

Ketika seseorang mengalami nyeri dada saat bangun tidur, gejala umum yang dapat menyertainya adalah:

  1. Bikin pusing.
  2. Kelelahan.
  3. memuakkan.
  4. Sulit bernafas.
  5. Tubuh berkeringat.
  6. Selain itu, masih banyak gejala lain yang bisa dijadikan petunjuk oleh dokter untuk mendiagnosis jenis penyakit jantung, yaitu:
  7. Detak jantung tak teratur; lebih cepat atau lebih lambat (aritmia).
  8. Retensi cairan dengan pembengkakan kaki dan pergelangan kaki.
  9. Tanda-tanda infeksi, seperti sakit kepala, nyeri tubuh, nyeri sendi, demam, sakit tenggorokan atau diare.
  10. Pingsan.
  11. Batuk.
  12. Palpitasi (jantung berdebar-debar).

Ada berbagai penyebab nyeri dada saat bangun tidur selain penyakit jantung

Meski nyeri dada erat kaitannya dengan penyakit jantung, tidak semua orang yang mengalami gejala tersebut memiliki penyakit jantung. Nyeri dada juga bisa terjadi karena masalah kesehatan lainnya, seperti:

1. Masalah pencernaan

Nyeri dada di pagi hari bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki masalah pencernaan. Pada kenyataannya, kondisi ini bukan angina tetapi mulas. Tanda-tanda yang muncul dan keduanya terjadi di sekitar dada menyebabkan banyak orang salah mengartikan sakit maag dengan angina.

Heartburn adalah sensasi terbakar di perut dan dada. Kondisi ini biasanya terjadi setelah makan dan langsung berbaring atau setelah melakukan postur membungkuk dalam waktu lama. Timbulnya rasa terbakar ini terjadi karena asam lambung naik ke kerongkongan.

Baca Juga  Cara Mengobati Sakit dengan Obat Tradisional Yang Aman Tentunya, Yuk Simak Penjelasannya!

Seperti dilansir Mayo Clinic, nyeri ulu hati merupakan gejala khas GERD, yang biasanya diikuti gejala mulut asam dan isi perut naik ke tenggorokan bagian belakang (regurgitasi) yang mengganggu tidur.

2. Penyakit mental

Selain masalah pencernaan, nyeri dada di pagi hari juga bisa menjadi gejala dari jenis gangguan kecemasan – serangan panik.

Serangan panik adalah ketakutan yang tiba-tiba dan intens yang memicu reaksi fisik yang parah ketika tidak ada bahaya nyata atau penyebab yang jelas. Ketika gangguan mental ini terjadi, Anda mungkin merasa kehilangan kendali, mengalami serangan jantung, atau bahkan sekarat.

3. Gangguan tidur

Nyeri dada saat bangun tidur juga bisa dialami oleh orang yang menderita sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas untuk beberapa saat saat tidur.

Kondisi ini menyebabkan penderitanya terbangun dalam keadaan shock dan kehabisan nafas. Gangguan asupan oksigen ini dapat menyebabkan sesak dan nyeri dada pada malam atau pagi hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *