Kecewa Sikap Perangkat Desa, Warga Sungai Jalau Gelar Aksi Demo di Galian C PT KKU
Redaksi - Kampar
Sabtu, 24 Jan 2026 13:23 WIB
KAMPAR UTARA (SN) — Masyarakat Desa Sungai Jalau, Kecamatan Kampar Utara, menggelar aksi unjuk rasa terkait aktivitas Galian C PT KKU milik Dian Handoko, Jumat (23/01/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan serta sikap perangkat desa yang dinilai kurang responsif menanggapi keluhan masyarakat.
Aksi unjuk rasa ini dipimpin oleh Ketua Pemuda Desa Sungai Jalau, Randi Abdillah, bersama warga yang terdampak langsung aktivitas penambangan. Massa mendatangi Kantor Desa Sungai Jalau untuk menyampaikan aspirasi serta tuntutan terkait operasional Galian C PT KKU.
Namun, kedatangan warga ke kantor desa justru disambut dengan kehadiran aparat kepolisian dan TNI. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat, mengingat tujuan kedatangan mereka murni untuk menyampaikan aspirasi secara damai.
“Kami datang ke kantor desa dengan niat baik untuk menyampaikan keluhan masyarakat terkait dampak aktivitas Galian C PT KKU. Kami tidak datang untuk membuat keributan atau melakukan aksi anarkis,” tegas Randi Abdillah.
Ia menilai selama ini perangkat desa belum memberikan ruang dialog yang efektif bagi masyarakat. Berbagai keluhan yang disampaikan warga, menurutnya, belum membuahkan solusi yang konkret apabila hanya disalurkan melalui pemerintah desa.
Sebagai langkah lanjutan, masyarakat berencana mengajukan surat permohonan hearing kepada Bupati Kampar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kampar, serta Ketua DPRD Kampar.
“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan menyurati Bupati Kampar, DLH, dan Ketua DPRD Kampar. Kami menilai, jika persoalan ini hanya ditangani di tingkat desa, maka tidak akan pernah menemukan solusi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Jalau, Nirwan Amirudin, membenarkan bahwa masyarakat datang ke Kantor Desa Sungai Jalau untuk melakukan mediasi terkait aktivitas Galian C PT KKU. Ia menyatakan seluruh aspirasi masyarakat telah diterima, Sabtu (24/01/2026).
Menurut Nirwan, pihak perusahaan dinilai tidak menepati sejumlah janji yang telah disampaikan kepada masyarakat. Aspirasi warga tersebut, kata dia, akan diteruskan kepada pimpinan di tingkat kecamatan hingga Bupati Kampar.
“Aspirasi masyarakat sudah saya tampung dan akan saya sampaikan kepada pihak kecamatan serta Bupati Kampar,” ujarnya.
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan.(ilh)