Disdikpora Kampar Tegaskan Komitmen Percepat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah
Redaksi - Kampar
Rabu, 06 Mei 2026 14:22 WIB
BANGKINANG (SN) — Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari transformasi pendidikan di daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kampar, Helmi, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pelaksanaan digitalisasi pembelajaran.
“Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital di sekolah. Kami berharap seluruh pihak dapat berpartisipasi aktif agar implementasinya berjalan optimal,” ujar Helmi, Rabu (6/5/2026).
Sebagai bagian dari implementasi program, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau akan melaksanakan kegiatan pendampingan di sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Kampar.
Sekolah yang menjadi lokasi pendampingan tersebut antara lain UPT SDN 005 Langgini, UPT SDN 010 Laboy Jaya, dan UPT TKN Pembina 01 Bangkinang Kota.
Helmi menjelaskan bahwa digitalisasi pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi secara efektif.
“Digitalisasi pembelajaran bukan sekadar soal perangkat, melainkan bagaimana guru mampu menggunakan teknologi secara tepat dalam proses belajar mengajar,” jelasnya.
Melalui pendampingan dari BPMP Riau, para guru diharapkan dapat memahami serta mengimplementasikan metode pembelajaran berbasis digital secara maksimal.
“Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap tenaga pendidik semakin siap menerapkan pembelajaran digital sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di Kampar,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Disdikpora Kampar berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong transformasi pendidikan menuju era digital.
“Kami akan terus mendukung program pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya menyesuaikan pendidikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman,” tutup Helmi. (Ilh)