Kebakaran Ruang Laundry RSUD Bangkinang Berhasil Dipadamkan, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Redaksi - Kampar
Jumat, 24 Apr 2026 18:42 WIB
KAMPAR (SN) – Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di ruang laundry RSUD Bangkinang pada Kamis malam (23/4/2026) sekitar pukul 22.14 WIB. Berkat respons sigap petugas, api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Kampar, Yuricho Efril, melalui Kasi Operasional Herman Joni, menjelaskan bahwa tim Damkar Pos Bangkinang Kota Pleton II langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian.
“Petugas menerima informasi sekitar pukul 22.14 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 22.20 WIB untuk segera melakukan pemadaman,” ujarnya.
Objek yang terbakar diketahui merupakan ruang laundry rumah sakit. Pihak rumah sakit menyebutkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, meskipun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak terkait.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun luka-luka. Selain itu, tidak terdapat warga terdampak maupun kerusakan tambahan pada fasilitas lainnya.
Sebanyak 18 personel Damkar Pos Bangkinang Kota Pleton II dikerahkan ke lokasi dengan dukungan empat unit mobil pemadam kebakaran. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman setibanya di lokasi hingga api berhasil dikendalikan.
“Setelah memastikan kondisi benar-benar aman, seluruh personel kembali ke posko dan dilakukan pendataan akhir terhadap personel, armada, serta peralatan,” tambah Herman.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.55 WIB. Saat ini situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali.
Sementara itu, Direktur RSUD Bangkinang, dr. Imawan Rahardiman, menyampaikan bahwa kebakaran yang terjadi di lingkungan rumah sakit diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari ruang laundry.
Ia menambahkan bahwa pihak rumah sakit saat ini masih melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti dari peristiwa tersebut.
"total kerugian yang ditimbulkan, hingga kini masih dalam tahap pendataan dan belum dapat dipastikan secara keseluruhan" Tutup imawan.
Pemerintah Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi darurat di lingkungan sekitar.(ilh)