Pemkab Rohul Gelar Assessment JPT Pratama Berbasis Manajemen Talenta, 29 ASN Ikuti Seleksi Kepala OPD
Redaksi - Rokan Hulu
Senin, 22 Jun 2026 20:44 WIB
ROKAN HULU (SN) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Assessment Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama melalui sistem Manajemen Talenta yang berlangsung di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rohul, Senin (22/6/2026).
Sebanyak 29 Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik di lingkungan Pemkab Rohul mengikuti proses seleksi untuk mengisi sejumlah posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih kosong.
Proses assessment dilakukan secara langsung oleh Bupati Rohul Anton, ST, MM, didampingi Sekretaris Daerah Rohul Drs. H. Yusmar, M.Si selaku komite. Turut terlibat dalam tim komite antara lain Asisten III Setda Rohul Edi Suherman, Kepala Dinas Pariwisata H. Helfiskar, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Margono, S.Sos., M.Si.
Assessment melalui Manajemen Talenta ini merupakan langkah awal yang pertama kali diterapkan Pemkab Rohul dalam proses rekrutmen jabatan strategis. Seleksi dilakukan untuk delapan OPD, yakni Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Penerapan sistem Manajemen Talenta menempatkan Kabupaten Rokan Hulu sebagai salah satu daerah terdepan dalam reformasi birokrasi di Provinsi Riau. Saat ini, hanya dua kabupaten di Riau yang telah menerapkan sistem tersebut, yakni Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Siak.
Sistem Manajemen Talenta merupakan metode pengelolaan karier ASN yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, mulai dari proses akuisisi, pengembangan, retensi hingga penempatan pegawai. Melalui sistem ini, ASN yang memiliki potensi dan kinerja terbaik diprioritaskan untuk menduduki jabatan-jabatan strategis.
Penerapan sistem tersebut bertujuan mendukung pelaksanaan Sistem Merit secara penuh, sehingga promosi jabatan dan pengembangan karier ASN dapat dilakukan secara objektif, transparan, dan adil berdasarkan kompetensi, kualifikasi, serta kinerja.
Selain itu, sistem ini juga menjadi bagian dari perencanaan suksesi yang matang untuk menyiapkan kader-kader ASN terbaik dalam mengisi posisi-posisi penting di masa mendatang, sekaligus menjaga kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Tak hanya itu, Manajemen Talenta juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah melalui terciptanya birokrasi yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai tantangan serta kebutuhan masyarakat.
Dengan proses seleksi yang ketat dan melibatkan pimpinan daerah beserta tim komite, diharapkan assessment ini mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin OPD yang profesional, inovatif, dan siap membawa Kabupaten Rokan Hulu menuju kemajuan yang lebih baik.(fan)