Website Palsu atau Salah Kelola? PDAM Kampar Tegaskan Tak Pernah Anggarkan Domain

Redaksi - Kampar

BANGKINANG (SN) – Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kampar, H. Eka Demi Yusra, menegaskan bahwa website dengan alamat pdamkampar.com bukan merupakan situs resmi milik Perumda Tirta Kampar.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul ditemukannya website yang menggunakan nama PDAM Kampar dan menampilkan sejumlah informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Info PDAM Kampar belum ada membuat website. Kami belum pernah membuatnya," tegas Eka Demi Yusra saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).

Eka menjelaskan, hingga saat ini Perumda Tirta Kampar tidak pernah mengalokasikan anggaran untuk pembuatan maupun pengelolaan domain website tersebut.

"Domain .com itu biasanya berbayar. Kami tidak pernah mengalokasikan dana untuk itu," ujarnya.

Terkait keberadaan situs tersebut, pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari langkah-langkah yang dapat ditempuh. Menurutnya, penghapusan sebuah website umumnya hanya dapat dilakukan oleh pihak yang membuat atau mengelolanya.

"Nanti kita pelajari dulu, karena biasanya yang bisa menghapus itu yang membuat," tambahnya.

Berdasarkan pantauan pada laman utama website pdamkampar.com, ditemukan sejumlah kejanggalan yang menimbulkan pertanyaan terkait validitas informasi yang ditampilkan.

Pada halaman depan situs tersebut, misalnya, terdapat tulisan "Selamat Datang di Perumdam Tirta Mentaya". Selain itu, website juga memuat informasi mengenai pelayanan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, yang tidak memiliki keterkaitan dengan Perumda Tirta Kampar.

Kejanggalan lainnya terlihat pada informasi kontak dan alamat kantor yang tercantum dalam website tersebut. Situs itu menuliskan alamat di Jalan Prof. M. Yamin SH No. 15, Bangkinang, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.

Padahal, berdasarkan penelusuran, kantor Perumda Tirta Kampar beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 107, Bangkinang.

Menanggapi hal tersebut, seorang jurnalis senior di Kampar menilai informasi profil perusahaan daerah yang ditampilkan kepada publik harus dikelola secara serius dan profesional, terutama karena berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, website merupakan salah satu sarana penting dalam membangun citra serta kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

"Ini menyangkut wajah perusahaan daerah di Kabupaten Kampar. Jika memang pembuatan website dianggarkan, maka harus dikelola dengan baik, terutama dalam penyampaian informasi kepada pelanggan," ujarnya.

Hingga saat ini, Perumda Tirta Kampar masih melakukan kajian terkait keberadaan website tersebut guna memastikan langkah yang tepat dalam menyikapi penggunaan nama perusahaan pada situs yang bukan merupakan kanal resmi perusahaan.(ilh)