Dishub Kampar Siagakan 135 Personel dan Dirikan 8 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Redaksi - Kampar

KAMPAR (SN) — Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan delapan pos pengamanan terpadu guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 di wilayah Kabupaten Kampar.

Delapan pos pengamanan tersebut tersebar di sejumlah titik strategis, yakni di Kota Bangkinang, perbatasan XIII Koto Kampar, pintu Tol XIII Koto Kampar, pintu Tol Sungai Pinang, Siak Hulu, Tapung, Kampar Kiri, serta di kawasan Tugu Nanas depan SPBU. Selain itu, juga didirikan satu pos pengamanan tambahan di Pasar Kuok.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Aidil melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kampar, Edi Yusri, mengatakan setiap pos pengamanan akan dijaga oleh empat personel Dishub yang bertugas secara bergantian selama 24 jam.

“Untuk pengamanan mudik tahun ini, kami menyiagakan personel di setiap posko. Ada empat personel dari Dishub yang bertugas melakukan pemantauan serta membantu pengaturan lalu lintas,” ujar Edi Yusri, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, khusus untuk wilayah Bangkinang Kota jumlah personel yang disiagakan lebih banyak dibandingkan pos lainnya, karena kawasan tersebut merupakan pusat aktivitas masyarakat.

“Untuk Bangkinang Kota personelnya lebih banyak, sekitar enam orang, karena fokus kita pada pengendalian lalu lintas di pusat kota,” jelasnya.

Menurut Edi, pengamanan mudik Lebaran tahun ini berlangsung selama 14 hari, mulai H-7 hingga H+7 Idul Fitri.

Dishub Kampar juga telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi terjadi kemacetan selama arus mudik dan arus balik, terutama di kawasan pasar tumpah, pusat keramaian, serta jalur menuju pintu tol.

“Potensi kemacetan biasanya terjadi di daerah pasar tumpah dan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk jalur menuju pintu tol,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dishub Kampar menyiagakan personel beserta perlengkapan pengaturan lalu lintas di lapangan. Jika terjadi kepadatan kendaraan, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Kami siagakan personel di setiap titik. Jika terjadi kemacetan, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas sesuai situasi di lapangan,” ujarnya.

Edi juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Kami mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun berwisata agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan,” tuturnya.

Selain itu, pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraan serta kesehatan fisik sebelum melakukan perjalanan jauh.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan stamina tubuh juga siap. Jika merasa lelah, silakan beristirahat di pos-pos yang telah disediakan karena di sana juga tersedia layanan kesehatan,” pungkasnya.

Dalam pengamanan mudik tahun ini, sebanyak 135 personel gabungan yang terdiri dari Dishub, TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, tim kesehatan, dan Jasa Raharja disiagakan untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H/2026.(ilh)