Viral di TikTok, Kades Empat Balai: Keluarga Pasien Penerima BLT-DD dan Sudah Dibantu Warga

Redaksi - Kampar

KAMPAR (SN) – Menanggapi viralnya video di media sosial TikTok yang diunggah oleh akun @ocuherkules, yang memperlihatkan seorang warga Desa Empat Balai mengantar anggota keluarganya berobat ke Pekanbaru menggunakan sepeda motor, Kepala Desa Empat Balai Kecamatan Kuok, Abdi Syukri, memberikan klarifikasi terkait kondisi yang sebenarnya.

Abdi Syukri mengatakan, Pemerintah Desa Empat Balai tidak tinggal diam dan selama ini telah memberikan perhatian kepada keluarga yang bersangkutan.

"Yang bersangkutan merupakan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), sehingga pemerintah desa telah memberikan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Abdi Syukri, Kamis (6/8/2026).

Selain bantuan dari pemerintah desa, Kepala Dusun, RT, RW bersama masyarakat juga telah bergotong royong membantu meringankan beban keluarga tersebut dengan menggalang sumbangan secara sukarela dari rumah ke rumah untuk biaya pengobatan.

"Kami bersama perangkat desa dan masyarakat telah berupaya membantu melalui penggalangan dana secara sukarela guna membantu biaya pengobatan," jelasnya.

Abdi Syukri juga menyampaikan bahwa keluarga yang bersangkutan memiliki satu unit mobil Toyota Avanza yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan transportasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Empat Balai selalu siap memberikan layanan ambulans kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan tanpa mempersulit proses pelayanan.

"Kami siap memberikan fasilitas ambulans kepada seluruh masyarakat Desa Empat Balai kapan pun dibutuhkan. Tidak ada yang kami persulit, karena pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas kami," tegasnya.

Melalui klarifikasi tersebut, Pemerintah Desa Empat Balai berharap masyarakat dapat memperoleh informasi secara utuh dan tidak hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial. Pemerintah desa juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan semangat gotong royong serta melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum menyimpulkan suatu peristiwa yang viral.(ilh)